Sabtu, 08 Agustus 2009

Kujungan ke rumah kerabat kolektor arloji antik

Menyukai arloji antik tidak hanya sekedar hobi.., akan tetapi ternyata menambah banyak kenalan dan kerabat dan juga menjadi sahabat, saling berkomunikasi mengunjungi bersilaturahmi satu sama lain, pada kesempatan dihari libur kali ini saya dan rekan Arif (www.jamkuno.blogspot.com) diberi kesempatan untuk berkunjung kerumah salah satu kerabat dibilangan Jakarta Pusat (untuk privasi nama tidak saya sebutkan), kali ini tidak satupun antara saya dan Arif membawa kendaraan roda empat, karena sebelum kunjungan kami berdua melakukan hunting arloji beberapa tempat yang sudah menjadi langganan, kali ini rekan Arif membawa motor bebek sebagai sarana transportasi, dan hanya membawa satu helm, dan akhirnya saya terpaksa meminjam helm agar dapat pergi dan membonceng di motor rekan Arif.

Sebagian Koleksi diletakan dalam etalase dan disusun rapi

Sebelum berkunjung ke rumah kerabat tersebut, kami berdua sempat bertemu dengan beberapa rekan milis, yaitu Joe dan Reza disuatu tempat, dan disana kami sempat mengaggumi salah satu mercy mini antik milik seorang kolektor arloji juga, mercy mini tersebut adalah ber kode produksi w114/115 dengan jenis coupe atau 2 pintu dan dengan type 250C buatan tahun 1972, wahhhh...., jam antik, mobil antik..!!, bener2 sangat menggairahkan.

Mercedes Benz W114/115 , 250C, manual tranmision, tahun 1972 (mercy mini 2 pintu)

Kondisi mercy mini 2 pintu ini masih sangat bagus sekali, dan semuanya tampil sangat orisinil, kecuali velg yang sudah menggunakan vintage Brabus monoblock III dengan ring 17, serta bumper yang juga sudah diganti dengan versi usa, namun masih orisinil mercy, memang ada perbedaan antar versi usa dan non usa dalam beberapa item, seperti contohnya bumper ini, dimana untuk negara2 selain usa model bumper semuanya sama, hanya berbeda untuk di usa saja, ini dikarenakan usa menerapkan beberapa regulasi terkait standar keamanan berkendara saat itu, contoh lain adalah rear seat yang tidak boleh menggunakan headrest, mungkin dengan alasan mengganggu pandangan driver pada saat kendaraan berjalan mundur, kemudian juga untuk headlight yang berbeda bentuk dengan versi negara lainnya, namun dikalangan hobi justru perbedaan ini menjadi hal yang menarik, karena sesuatu yang berbeda itu selalu membuat penasaran untuk mencobanya dan selalu menarik untuk membicarakan suatu perbedaan.

Setelah puas melihat-lihat mercy tersebut, saya dan rekan Arif pamit untuk menuntaskan niat kunjungan kami ke rumah kerabat tersebut, lagi2 naik motor bebek dan helm pinjeman..!!

Breitling Top Time, Chrnograph, manual winding

Kurang lebih pukul 3 sore waktu arloji Vito Chronograp saya, kami sampai dirumah kerabat tersebut, dan kami dipersilahkan masuk ke tempat yang nyman dan asri, dan langsung dihadapkan ke pada sebuah etalase yg berisi puluhan bahkan lebih dari 100 arloji antik dari berbagai merek yang ditata apik dalam etalase tersebut, saya bersama rekan Arif langsung membuka dan secara bergantian mengambil beberapa arloji tersebut untuk dilihat dan dikagumi, wah luar biasa gumam rekan Arif (kalah nih kite jumlahnya ha3x..!!).

Sambil menikmati arloji, kami dipersilahkan mengambil sendiri minuman dingin didalam kulkas (hmmm untung ga ada arloji juga dalam kulkas ini he3x), sementara sang tuan rumah menghidangkan lagi kepada kami satu buah koper arloji berukuran besar, dan berisi sekitar 40 arloji yang menurut beliau, yang didalam koper tersebut adalah arloji2 terbaiknya.

Favorit saya, Ponitac Chronograph triple calendar

Saya dan rekan Arif langsung membuka koper tersebut, dan mata saya langsung tertuju kesebuat arloji dengan merk Breitling Chronograph , ternyata breitling ini adalah jenis "Top Time", yang saya pernah baca dari referensi bahwa salah satu jenis breitling Top Time ini pernah dipakai oleh Sean Connery dalam salah satu film James Bondnya yaitu dengan judul "Thunderball", saya sangat suka sekali model breitling ini, kemungkinan breitling ini menggunakan movement valjoux 7733.

Vintage Tudor Alarm (Very rare..!!)

Sangat mengasikan melihat arloji2 antik dan bener2 antik koleksi sang karebat ini, sambil bebincang dan mengamil foto koleksi2 beliau, tidak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, dan banyak sekali koleksi2 beliau yang kami kagumi, dan tentunya jika semua arloji tersebut ditampilkan di blog ini akan sangat panjang he3x (bukan ape2, gw pegel neh...!!).
Akhirnya saya dan rekan Arif sepakat bahwa Arloji tercantik dan sama2 kami kagumi adalah sebuah unit Omega cal 284, produksi tahun 1950an, yang berada dalam kondisi yang sangat luar biasa, omega ini belum berlabelkan apa2 selain hanya Omega, tidak seamaster dan tidak juga constellation atau yg lainnya, tidak habis2nya kami berdua mengagumi unit omega yg satu ini.

Omega Cal 284

Omega Cal 284 ini benar2 membuat saya kagum dengan kondisinya, penasaran akhirnya rekan Arif membuka case back untuk melihat movement nya, weleh weleh weleh..., luar biasa dan tanpa cacat dan kotor sedikit pun, wah.. lihat aja sendiri fotonya dibawah ini he3x...

Cal 284, manual winding
Akhirnya tepat pukul setengah lima waktu vito chronograp saya, kami pamit kepada sang kerabat tersebut, karena saya dan rekan Arif akan melanjutkan perjalanan dengan motor bebek ke tempat tukang servis, yah namanya juga demi hobi, mau pake motor bebek kek, sepeda ontel kek tancap terusssss......!!!, terima kasih untuk sahabat saya atas waktu dan tempatnya, juga atas kesediaan memperlihatkan koleksinya kepada saya dan rekan Arif..., terima kasih, untuk mempersingkat halaman artikel saya tidak banyak foto koleksi yang saya tampilkan.

1 komentar: